Pada akhirnya, yang
aku butuhkan hanya mendoakanmu yang bahkan belum aku ketahui nama dan rupanya.
Aku tidak ingin memaksa Tuhan untuk mengubah Takdir Cintaku dengan menyebutkan
nama-nama lain yang belum tentu adalah Jodohku
Pernahkah kamu mendengar sebuah kata-kata bijak? Kebahagiaan
tidak bisa dikejar dan dipaksakan kehadirannya. Hal itu akan tiba sendiri pada
waktu dan moment yang indah.
Fisik, harta, keduanya hanya bersifat sementara. Bila
kamu hanya mencintai fisiknya, maka saat nanti, saat sang waktu telah mengambil
keindahan fisik dari orang yang kau cintai itu, apakah kau akan masih
mencintainya?
Lalu bila yang kau cinta adalah kemapanan hartanya,
saat takdir mengambil habis semua itu, apakah kau masih bisa bertahan, dan apa
lagi alasanmu mencintainya? Apakah sebatas itu kau mengartikan cinta dan kasih?
Kepada siapapun namamu telah dipasangkan, tidak
perlu hecticmempermasalahkan waktu yang tak kunjung mempertemukan
kalian. Tidak perlu juga kamu mempertanyakan apa dosa dan kesalahanmu hingga
Tuhan mengirim mereka yang datang dengan segudang masalah baru untukmu. Bahkan
tak perlu kamuu mendebat takdir yang tak sejalan dengan harapanmu dan membuatmu
kecewa. Percayalah, tuhan hadirkan orang-orang itu , untuk kau ambil pelajaran
darinya. Tuhan belum mempertemukanmu denganya, karena jodohmu sedang disimpan,
diperbaiki dan ditempa. Berdoalah tulus untuk dia yang akan menemanimu dengan
setia hingga akhir hayatnya.
“Tapi aku terlalu sakit karena kepergian
mereka”
Take it easy guys, kamu hanya perlu lebih membawa
santai perasaanmu. Jangan terlalu terpaku pada satu hal, terlebih hal itu tidak
pasti. Jangan cepat menduga-duga hal diluar Kuasamu. Biarlah tangan Tuhan yang
mengatur alur cintamu.
Kita hanya perlu ikhlas menjalani perjalanan ini.
Jangan kau remehkan, tapi jangan juga kau fikirkan sepanjang detik yang kau
lalui. Biarkanlah mengalir dengan alami. Semua ada masanya.
Keren..untaian dan rangkaian kata dari ungkapan hati terselubungnya sungguh indah :)
BalasHapus